Kronologi Tabrakan Kereta Sancaka di Ngawi

Kereta api Sancaka dari Yogyakarta menuju Surabaya menabrak truk di perlintasan kereta api liar daerah Kedungbanteng-Walikukun, Ngawi, Jawa Timur, sekitar pukul 18.20 WIB, Jumat (6/4). Kecelakaan ini menyebabkan masinis KA Sancaka meninggal dunia.

Berikut kronologinya:

Jumat 6 April 2018
Pukul: 18.20 WIB

Kereta Sancaka relasi Yogyakarta -Surabaya menabrak truk yang melaju di perlintasan liar di petak jalan antara stasiun Kedungbanteng – Walikukun. Kereta anjlok dan terguling merintangi rel. Sopir truk langsung diamankan usai kejadian.

Pukul 18.21 WIB
KA Sancaka juga menabrak mobil Toyota Avanza yang sedang melintas di kawasan tersebut. Setelah kereta menabrak truk, lokomotif terguling. Tepat di sisi rel, ada sebuah mobil Toyota Avanza hitam bernopol L 1356 BH yang ikut terhantam lokomotif yang terguling itu.

Pukul 18.25 WIB
Evakuasi masinis kereta, Mustofa, yang terjepit lokomotif. Mustofa tewas di tempat, sedangkan asisten masinis, Hendra Wahyudi mengalami luka pelipis (cedera kepala ringan) dan dirujuk ke RS Attin Husada Ngawi.

Pukul 20.00 WIB
Ratusan Penumpang yang selamat dievakuasi dengan bus dan truk dari Polres Ngawi. Mereka akan melanjutkan perjalanan dengan menggunakan bus.

Pukul 20.30 WIB
PT KAI memberikan informasi soal dampak kecelakaan ini yakni jalur dari Madiun-Sragen tidak bisa dilewati KA. Untuk perjalanan KA dari Madiun menuju Solo/Yogya memutar balik kembali ke Surabaya, untuk dilewatkan ke Surabaya Pasar Turi-Gambringan-Solo-dan dilanjutkan sesuai relasi.

Kereta api tersebut adalah : KA Gajayana, KA Bangunkarta, KA Bima, KA Turangga, KA Matarmaja, KA Mojopahit dan KA Mutiara selatan.

Pukul 22.30 WIB
Jenazah masinis KA Sancaka, Mustofa, berhasil dievakuasi dan dibawa ke RS At- Tin Husada, Ngawi. Jenazah kemudian diantar ke rumah duka di Kabupaten Madiun.

Share This: