Barito Putera vs PSM Makassar (2-1) Gojek Traveloka Liga 1

PSM Makassar harus kembali menelan kekecewaan setelah takluk dari tuan rumah Barito Putera dengan skor 1-2 dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 di Stadion 17 Mei, Senin (16/4/2018).

Gol Douglas Pecker di menit ke-15 berhasil dibalas dengan gol Ferdinand Sinaga untuk PSM di menit ke-28. Namun, gol Matias Cordoba pada menit-menit akhir mengacaukan segalanya untuk PSM.

Dengan hasil ini, PSM turun ke posisi ketujuh dengan enam poin. Pada laga sebelumnya, ‘Juku Eja’ juga dikalahkan Persela Lamongan dengan skor 2-3 di kandang sendiri.

Sementara, tambahan tiga angka membuat Barito naik ke posisi kelima dengan tujuh poin di klasemen sementara.

Sesungguhnya, pada babak perdana, Barito Putera berhasil bikin PSM Makassar frustasi. Pada 25 menit awal, sistem bertahan garis pertahanan tinggi yang diusung oleh Jacksen F. Thiago berhasil membuat umpan lambung yang terus dilancarkan PSM tak berarti.

Dalam kurun waktu tersebut, Ferdinand Sinaga dan kawan-kawan tak bisa menyepak satu tembakan pun ke arah gawang kiper Barito, Aditya Harlan.

Di sisi lain, serangan balik cepat yang menitikberatkan umpan lambung begitu memanjakan gelandang Barito, Paulo Sitanggang. Skema high-pressing Robert Rene Alberts justru membuat celah di lini pertahanan PSM menganga. Hasilnya, gol tercipta pada menit ke-15.

Ketika itu, Paulo melancarkan aksi dribel dari pinggir lapangan ke kotak penalti. Aksi dribel itu rupanya membuat Paulo mampu melewati beberapa pemain PSM dengan mudah. Alhasil, kodisi ini memaksa Zulkifli Syukur melancarkan tekel kepadanya di kotak penalti.

Alih-alih mengenai bola, justru kaki Paulo yang terjegal. Wasit memberikan Zulkifli kartu kuning.

Eksekusi penalti Syamsul Arif boleh saja ditepis oleh kiper PSM, Shahar Ginanjar, namun bola hasil tepisan itu justru mendarat ke Douglas Packer. Pemain berkebangsaan Brasil itu melesakkan tembakan yang berhasil bersarang ke gawang mantan kiper Barito tersebut.

Hanya saja, dominasi Barito ini rusak akibat kesalahan lini belakang mereka sendiri di menit ke-28.
Ketika itu, Shahar melesakkan umpan lambung ke arah Ferdinand Sinaga, yang entah bagaimana lepas dari kawalan tiga bek Barito. Setelah mendapatkan umpan, pemain berjuluk ‘The Dragon’ itu berlari kencang sebelum melesakkan tembakan datar yang gagal dihalau oleh Aditya Harlan untuk masuk ke dalam gawangnya.

Setelah kebobolan tersebut, konsentrasi Barito goyah. Pada menit ke-32, PSM hampir mencetak gol. Ferdinand Sinaga melakukan aksi dribel sebelum memberikan umpan kepada Guy Junior yang tak terkawal di sisi kanan lapangan. Beruntung bagi ‘Laskar Antasari’, bek mereka, Nazar Nurzaidin, berhasil merebut bola kembali.
Babak perdana berakhir dengan skor 1-1.

Di babak kedua, Barito berusaha keras untuk kembali mendominasi. Hanya saja, PSM mengubah pendekatannya. PSM tak lagi menerapkan taktik high-pressing untuk bertahan, melainkan bermain dengan taktik garis pertahanan tinggi.
Hal itu membuat serangan demi serangan yang dilancarkan Barito dapat diantisipasi dengan mudah oleh Zulkifli Syukur dan kawan-kawan. Barito jadi sangat sulit untuk masuk ke kotak penalti.

Malahan, pada menit ke-55, Guy Junior hampir menambah keunggulan bagi PSM. Dari skema tendangan bebas, Muhamad Fauzan Jamal memberikan umpan lambung kepada Guy Junior.

Umpan sampai di kaki Guy Junior dan ia pun berada satu lawan satu dengan Aditya Harlan. Sayang, bola berhasil ditangkap oleh Aditya Harlan.

Namun, PSM kecolongan di menit-menit akhir. Dalam skema tendangan bebas, Rizky Pora memberikan umpan kepada Matias Cordoba. Tak lama, Matias langsung melesakkan tembakan bebas yang berhasil bersarang ke gawang PSM. Pertandingan pun berakhir dengan kekalahan 1-2 bagi PSM.

Share This: