Gara-gara Ucapan “Ini masih panas dunia” Petugas ATCS Bandung Mendadak Jadi Perbincangan Netizen

Baru dua bulan Widya Soviani bekerja di Dinas Perhubungan Kota Bandung bagian Area Traffic Control System (ATCS), namun namanya tiba-tiba menjadi perbincangan warganet.

Hal tersebut dikarenakan, aksi Widya saat menertibkan pemotor melalui pengeras suara di Simpang Paskal, Bandung pada Sabtu (5/5) terekam oleh CCTV dan viral di media sosial.

Dalam rekaman yang diunggah oleh @atcs.bandung, terlihat banyak pemotor yang berhenti tepat di zebracross untuk berteduh dari sengatan sinar matahari.

Padahal zebra cross diperuntungkan untuk para pejalan kaki. Melihat pelanggaran tersebut Widya lantas berucap melalui pengeras suara.

“Silakan tidak berteduh, tidak takut kepanasan. Ini masih panas dunia,” ucap Widya.

Mendengar imbauan itu, pemotor dengan perlahan mundur teratur untuk tidak berhenti di zebra cross.

Aksinya itu sontak membuat warganet terpingkal hingga akhirnya diunggah oleh Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil dengan menyertakan namanya di dalam keterangan video. Saat dihubungi kumparan, Widya mengaku terkejut namanya menjadi perbincangan warganet.

“Enggak nyangka. Kalau akun-akun Instagram sih sudah sering ya, karena kan memang mereka follow ATSC Bandung. Kagetnya pas tadi pagi itu notif (pemberitahuan) kok penuh banget, terus kok bisa tahu namanya saya, mungkin karena tahu dari anak-anak yang mention di komentar,” ujar Widya saat dihubungi awak media.

Perempuan asli Kota Kembang ini menjelaskan, kalimat ‘tidak takut kepanasan, ini masih panas dunia’ diucapkannya secara spontan.

“Itu spontan saja sih, kan memang itu pas ngelihat pelanggaran di zebra cross itu sudah penuh, kok bisa-bisanya berteduh. Padahal zebra cross itu kan area yang harus sterill untuk penyebrang jalan gitu. Tetap mengimbau tapi mencari kata yang bisa nendang gitu. Itu spontan saja,” lanjutnya.

Selain mengimbau para pengendara untuk taat dengan lalu lintas, Widya juga mengatur dan memantau kepadatan lalu lintas. Widya melanjutkan, cuaca panas tak seharusnya menjadi alasan untuk melakukan pelanggaran. Karena bisa membahayakan nyawa orang lain maupun pemotor.

“Yang pasti jangan jadikan cuaca untuk melanggar ya misal, ‘Ah bentar kok cuman sampai lampu hijau doang’ terus kalau misalnya alesannya ‘Ah nggak ada yang nyebrang juga’ tetep itu (zebra cross) kan harus steril. Jadi harus tertib,” katanya.

“Terus kalau misal ada yang bilang ‘Ah tega banget ini kan bulan puasa’. Loh, karena ini bulan puasa semakin besar ujiannya harus semakin baik supaya semakin besar pahalanya,” pungkas dia.

Share This: