Detik-Detik Ledakan Bom di Pasuruan Jawa Timur

Ledakan bom yang terjadi di sebuah rumah kontrakan di Jalan Pepaya, Kelurahan Pogar, Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (5/7/2018), membuat bocah 6 tahun terluka.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan kejadian tersebut bermula saat pemilik kontrakan, Saprani, melaporkan ke pihak kepolisian jika telah terjadi ledakan sebanyak dua kali di rumah tersebut sekitar pukul 11.30 WIB.

Saat ledakan pertama, Saprani langsung mengecek ke dalam rumah dan mengaku mencium bau mesiu. Namun, karena takut akhirnya saksi keluar. Setelah keluar, Saprani kembali mendengar ledakan kedua yang akhirnya membuat warga menjauh dari rumah tersebut.

Namun, saat polisi mendatangi rumah tempat ledakan yang dihuni oleh A alias AR sekitar pukul 11.35 WIB, terlihat seorang ibu, yang kemudian diketahui berinisial DR (40) dan seorang anak, berusia 6 tahun, kabur membawa ransel.

“Jadi waktu polisi datang, ibu dan anak berlari membawa ransel. Kita lakukan pengejaran. Kemudian di lorong terjadi ledakan lagi. Ledakan yang ketiga,” kata Frans.

Ledakan yang diduga berasal dari ransel yang dibawa saat kabur itu melukai anak yang ikut kabur tersebut. Namun disaat yang bersamaan, pria berinisial A itu justru kabur menggunakan sepeda motor saat ledakan itu terjadi.

“Saat ini kita fokus sedang mengejar pria yang kabur itu,” beber Frans.

Adapun anak yang luka tersebut, kata Frans, berhasil diamankan oleh pihak kepolisian berserta DR yang diduga adalah ibu dari anak tersebut. “Ibunya kita sudah amankan di Polres. Anak itu sedang dirawat di Rumah Sakit,” ungkap Frans.

Share This: